Semoga kalian dalam kondisi sehat semua ya dan terima kasih udah meluangkan waktunya untuk baca blog ini :)
Di post kali ini saya akan membahas gimana sih cara biar travelling di Jepang itu bisa terjangkau? Karena kan Jepang itu terkenal dengan biaya hidupnya yang mahal ya. Tapi sebenarnya kita bisa loh hidup dengan dana yang bisa dijangkau asal yang paling penting bisa menahan diri dari godaan belanjaan saja. :D
Anyway tips yang saya berikan di post ini berdasarkan pengalaman saya sendiri pergi kesana dan beberapa rekomendasi dari teman-teman saya yang ikut dan bertemu di Jepang langsung.
Lalu apa aja sih tipsnya?
1. Pilihlah Penginapan yang Sesuai Budget
Penginapan adalah hal yang paling pertama yang wajib dipikirkan sebelum kita berangkat travelling kemanapun. Jepang adalah negara yang memperhatikan penghematan space untuk tempat tinggal. Maka dari itu, kita tidak perlu memperhatikan kualitas tempat penginapan kita. Yang peling penting kita bisa tidur dengan tenang dan nyaman, kualitas tempat penginapan bisa dianggap sebagai bonus.
Berdasarkan pengalaman saya, saya suka travelling multiple city di Jepang yaitu, mulai dari Osaka, lalu mampir ke Kyoto, dan diakhiri dengan perjalanan jauh dengan Shinkansen (di post sebelum ini dibahas) ke Tokyo sebelum pulang ke Tanah Air. Saya memilih penginapan melalui website booking online "booking.com" sebulan sebelum keberangkatan ke Jepang. Ketika berada di Osaka saya memilih business hotel yang berfasilitas tidur beralaskan futon, AC, TV, colokan listrik, kulkas, sandal, toilet, kamar mandi shower yang terpisah dari kamar, dan ofuro yang juga terpisah. Harga dari hotel tersebut hanya 3.000¥ per orang per malam atau sekitar 355 ribu IDR. Foto dari hotel tersebut ada disamping kiri dan menurut saya ini sangat puas menginap disini karena staffnya juga ramah sekali. Lalu foto saya yang diatas adalah penginapan saya ketika berada di Tokyo yaitu model Ryokan atau Japanese Style Room. Fasilitas yang dimiliki sama dengan business hotel yang saya inapi di Osaka, tetapi dengan tambahan disana ada dapur, ruang makan, dan didalam kulkas sudah disiapkan berbagai persediaan bahan untuk memasak di dapur. Penginapan jenis rumah ini paling memuaskan hati saya ketika berada di Jepang. Selain kami bisa berinteraksi dengan pemilik Ryokan ini, kami juga bisa berinteraksi dengan warga di sekitar Ryokan yang sangat ramah dengan kami. Harga yang ditawarkan memang sedikit lebih mahal ketimbang business hotel kami di Osaka yaitu 3200¥ per orang per malam atau sekitar 380 ribu IDR. Tetapi tetap saja saya lebih puas berada di penginpan Ryokan ini.Jadi pilihlah penginapan kalian dengan bijak ya sebelum travelling kemanapun. :)
2. Jangan Terlalu Sering Kuliner
Tentu jika kita travelling kemanapun apalagi ke Jepang tidak lepas dari namanya kuliner. Kuliner merupakan suatu kewajiban bagi para traveller untuk mencoba rasa yang baru yang tidak ada di negara mereka masing-masing.
Tetapi untuk travel hemat, makanan bisa jadi perhatian khusus karena jika kalian terlalu banyak mencoba makanan Jepang, kalian akan memboroskan anggaran di makanan dan makanan di Jepang untuk ukuran orang Indonesia terbilang mahal per porsinya. Jadi ada beberapa saran saya jika ingin kuliner tetapi juga menghemat anggaran. Yang pertama, sarapanlah roti yang bisa dibeli di konbini seperti 7eleven/Family Mart/Lawson hanya dengan harga 100¥ tetapi sudah memuaskan perut. Roti yang tidak pernah kita temui di Indonesia adalah Roti isi kare yang saya paling rekomendasikan untuk sarapan, tetapi bisa juga memilih variant roti yang telah disediakan. Yang kedua, saat ingin makan malam jika kalian bisa memasak dan di penginapannya memiliki dapur, masaklah hidangan yang kalian suka dengan membeli bahan di supermarket pada malam hari yang semua bahan pasti akan di diskon rata-rata 50% dari harga normal. Kalian bisa mendapat kesempatan menjelajahi kuliner Jepang pada siang sampai sore hari.
3. Belanja Hanya Pada Hari Terakhir Sebelum Pulang
Belanja adalah hal yang tidak bisa kita hindari lagi ketika travelling terutama Jepang. Karena Jepang memiliki barang-barang yang bisa dibilang aneh tapi menarik untuk dibeli. Kunci utama pemborosan yaitu disini. Jika kalian dari hari pertama saja sudah berbelanja seperti oleh-oleh, khilaf, dsb, tentunya jika kalian memiliki budget yang terjangkau akan merasa kebingungan di hari kemudiannya dan rencana itinerary yang telah dibuat tidak berjalan sesuai rencana karena sudah dipatok anggarannya untuk mengikuti rencana itinerary yang sudah dibuat tersebut. Berbelanja sebenarnya boleh saja asal bisa di kontrol dengan baik. Tetapi jika kalian ada yang mempunyai gaya hidup hedonism, kalian bisa mengikuti cara ini dengan menahan semua godaan yang ada dan hanya mencatatnya sebagai referensi atau wishlist belanja, dan akan dibeli semua ketika hari terakhir menjelang pulang ke Tanah Air. Dan ada tambahan pilihlah toko yang ada tulisan "Free-tax Shop" dimana pajak Jepang yang terbilang tinggi yaitu 8% dari harga barang bisa tidak terkena pajak jika kalian menunjukkan visa tourist kalian, atau dengan cara tetap membayar 8% di toko lalu merefund harga pajak tersebut di counter refund tax yang biasanya ada di bandara atau stasiun besar dengan menunjukkan struk bayar yang ada logo free-taxnya.Kira-kira itulah tips dari saya untuk menghemat travelling selama di Jepang agar uang yang anda gunakan dan siapkan bisa lebih terjangkau dan tidak sia-sia.
Jika ada salah kata mohon dimaafkan ya guys. Kalau ada tambahan dalam tips cara untuk hidup hemat di Jepang silahkan menambahkannya di comment ya guys
Terima kasih :)


wah menarik poin terakhirnya. jadi kita bisa tau berapa budget kita yang tersisa agar tidak kekurangan dalam membeli di hari terakhir apalagi bagi yang seperti saya .
ReplyDeleteterima kasih tipsnya! ini sangat berguna sekali untuk orang yg mau solo traveling tapi budget pas-pas2an, kira2 bisa gak kasih tau berapa uang yang habis untuk travel saja dalam 1 minggu?
ReplyDeletetq gan! keep it up cyin!
Wadoohh itu penginapan kanamachi, kangen kaoru-san jadinya
ReplyDeleteKare tiap malem juga engga terlalu menyakitkan dompet hihihi